Fakta Sarang Semut Papua

Informasi ini jarang diketahui oleh banyak orang

Fakta Pertama

Fakta pertama adalah Sarang Semut dipakai oleh orang asli Papua sebagai bahan sayur makanan hingga ke pengobatan tradisional dan mulai tahun 2000 an dilakukan penelitian oleh para ilmuwan

Buah Nongon di Papua

Sarang Semut merupakan jenis tumbuhan dan bukan sarang semut yang dibuat oleh semut dari tanah sehingga menjadi rumah semut, tumbuhan ini dikenal dengan sebutan buah Nongon di Papua

Sarang Semut Berongga

Sarang Semut Papua mula-mula tumbuh, memiliki bentuk lonjong dengan ujung berdaun, semakin hari semakin besar dan membentuk sebuah rongga di dalam, sehingga dijadikan semut sebagai rumah mereka

2 Genus Sarang Semut

Sarang Semut memiliki 2 Genus : Pertama genus Myrmecodia yang memiliki 26 species dan yang kedua genus Hydnophytum memiliki 55 species. Diantara genus ini menurut penelitian jenis Myrmecodialah yang sangat cocok digunakan sebagai sarana pengobatan.

Pengobatan Kanker

Dari sekian banyak manfaat sarang semut, kebanyakan orang yang mencari sarang semut Papua adalah untuk sarana pengobatan kanker, hal ini mungkin dikarenakan banyaknya orang yang berangsur-angsur membaik dari kanker setelah konsumsi sarang semut

Apa Kata Para Ilmuwan Tentang Sarang Semut Papua ?

penelitian daun insulin yakon
Univ. Trisakti Dept Microbiologi & Patologi, Jakarta Indonesia

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Janti Sudiono, Ciptadhi Tri Oka dan Pretty Trisfilha di Univ Trisakti Jakarta yang diterbitkan di “British Journal of Medicine & Medical Research” tahun 2015, yang meneliti sarang semut papua jenis myrmecodia pendans apakah memiliki efek yang buruk terhadap sel (efek beracun)?

Dan hasilnya menyebutkan bahwa :

Dalam uji labolatorium in vitro mereka menemukan bahwa kandungan senyawa aktif fitokimia dalam etanol 70% dan ekstrak air mendidih dari tanaman sarang semut tidak menunjukkan perbedaan, sedangkan senyawa ini berperan sebagai antibakteri, antikanker dan antioksidan.

Oleh karena itu, tanaman ini dapat dianggap sebagai sumber potensial untuk flavonoid khususnya dan senyawa fenolik umumnya.

Dalam uji sarang semut etanol 70% ekstrak kering tidak menunjukkan racun pada fibroblast menggunakan metode MTT assay. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak menunjukkan peningkatan sel yang layak dan penurunan persentase penghambatan proliferasi sel.

Temuan dari pekerjaan ini dapat menambah nilai keseluruhan dari potensi obat herbal dari tanaman sarang semut yang telah diketahui sebelumnya sebagai antibakteri dan antikanker, namun tidak menunjukkan efek beracun pada sel normal.

Peneliti :  Janti Sudiono, Ciptadhi Tri Oka dan Pretty Trisfilha

Institusi : Universitas Trisakti

Tahun : 2015

Referensi : http://www.repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/25748/1/Anisatul%20Muqorrobin.pdf

Open Journal of Obstetrics and Gynecology

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antikanker senyawa bioaktif terpenoid yang diisolasi dari sarang semut Papua pada sel kanker ovarium secara in vitro.

Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa bioaktif terpenoid yang diisolasi dari sarang semut Papua untuk menghambat pertumbuhan dan menginduksi proses apoptosis pada sel kanker ovarium (SKO-3) secara in vitro.

Hasil: Terpenoid memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan garis sel kanker ovarium (SKO-3) secara in vitro, dengan IC50 481 ug / ml pada 48 jam dan 463 ug / ml pada 48 jam, masing-masing. Pada konsentrasi 600 ug / ml, terpenoid mampu menginduksi proses apoptosis pada garis sel kanker ovarium secara in vitro dengan indeks apoptosis 30% pada 24 jam, 35% pada 48 jam dan 37% pada 72 jam, masing-masing.

Kesimpulan: Senyawa bioaktif terpenoid yang diisolasi dari sarang semut Papua memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan dan mampu menginduksi proses apoptosis pada garis sel kanker ovarium (SKO-3) secara in vitro.

Peneliti : Hasanuddin (1), K. Sofie Rifayani (2*), G. Supriadi (2), Dikdik Kurnia (3), D. Adhita (4)

(1)
Department of Obstetric and Gynecology, Medical Faculty of Syiah Kuala University/Dr. Zainoel Abidin Hospital, Banda Aceh, Indonesia

(2)
Department of Obstetric and Gynecology, Medical Faculty of Padjadjaran University/Dr. Hasan Sadikin Hospital, Bandung, Indonesia

(3)
Department of Chemistry, Faculty of Mathematic and Natural Science, Padjadjaran University, Bandung, Indonesia

(4)
Department of Conservative Dentistry, Faculty of Dentistry, Padjadjaran University, Bandung, Indonesia

Institusi : Diterbitkan oleh Author and Scientific Research Publishing Inc.

Tahun : 2015

Referensi : https://www.scirp.org/journal/PaperInformation.aspx?PaperID=58145

International Journal of Science and Research (IJSR)

Sarang Semut Papua adalah tanaman tradisional yang dikenal memiliki senyawa antikanker yang kuat. Khasiat sarang semut ditunjukkan oleh kandungan zat aktif termasuk flavonoid, polifenol, tanin dan glikosida.

Tanaman Sarang semut telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit secara tradisional dan aman tanpa efek samping.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa tinggi aktivitas antitumor dari ekstrak etanol tanaman sarang semut Papua pada sel karsinoma mulut melalui penghambatan pertumbuhan dan apoptosis induksi sel KB.

Dalam penelitian ini, sel KB diobati dengan berbagai konsentrasi ekstrak etanol tanaman sarang semut Papua. Uji MTT dilakukan untuk menentukan hambatan pertumbuhan sel KB. Analisis pewarnaan ganda dilakukan untuk mengevaluasi induksi sel apoptosis.

Hasilnya mengungkapkan bahwa pertumbuhan sel KB yang diobati dengan ekstrak sarang semut itu luar biasa tertekan. Persentase penghambatan selnya diketahui pada 84,2%.

Oleh karena itu, apoptosis sel KB ditandai dengan peningkatan di sel kematian. Persentase apoptosis terdeteksi pada 88%.

Selain itu, konsentrasi lima puluh penghambatan (IC50) sarang semut Papua adalah dilaporkan pada 215 g / ml dalam garis sel KB. Hasil ini menunjukkan bahwa tanaman sarang semut Papua menunjukkan aktivitas antitumor potensial yang tinggi di Indonesia sel karsinoma sel karsinoma oral.

Peneliti : Sartari Entin Yuletnawati (1), Edi Meiyanto (2), Dewi Agustina (3)

Department Institusi :

(1) Post-graduate student, Faculty of Dentistry, Universitas Gadjah Mada, Indonesia

(2) Cancer Chemoprevention Research Center, Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada, Indonesia

(3) Department of Oral Medicine, Faculty of Dentistry, Universitas Gadjah Mada, Indonesia

Tahun : 2016

Referensi : https://www.ijsr.net/archive/v5i1/NOV1531391.pdf

Cara Konsumisi Sarang Semut Papua yang Baik

  • Ambil Sarang semut 100gr (1 ons)
  • Bilas sarang semut dengan air bersih
  • Lalu rebus 1 liter air dengan api kecil hingga air menjadi separuh 0.5 liter
  • Rebus pada wadah / tempat gerabah, kaca (pyrex), hindari bahan aluminium
  • Minum secara rutin (terapi) @ 250 ml (0.5 liter diminum 2x)
  • Konsumsi 1x untuk pencegahan
  • Konsumsi 3x untuk pengobatan

Berikut daftar dari penyakit yang secara empiris telah terjadi kesembuhan setelah mengkonsumsi sarang semut :

  • Kanker dan tumor
  • Menghilangkan benjolan-benjolan abnormal
  • Berbagai gangguan jantung
  • Maag ringan hingga akut
  • Stroke berat dan ringan
  • Membantu mengatasi lupus
  • Gangguan ginjal dan prostat
  • Tuberkulosis (TBC) dan masalah paru-paru
  • Ambeien (wasir) baru maupun lama
  • Sakit kepala sebelah (migrain)
  • Rematik (sakit pada persendian)
  • Pegal linu, nyeri otot, dan melancarkan peredaran darah
  • Meningkatkan gairah seksual, vitalitas, meningkatkan stamina
sarang semut

Harga Terbaik Untuk Anda (Free Ongkir)

  • Sarang Semut 5 Kg
    Rp125.000Total 625.000
    • 5 Kg Sarang Semut
    • Hemat Rp. 175.000
  • Sarang Semut 3 Kg
    Rp140.000Total 480.000
    • 3 Kg Sarang Semut
    • Hemat Rp. 60.000
  • Sarang Semut 1 Kg
    Rp160.000Normal Price
    • 1 Kg Sarang Semut

Sarang Semut Asli Papua

Sarang Semut merupakan tanaman yang paling banyak ditemukan di Papua merupakan tumbuhan yang memiliki khasiat khusus sejak lama hingga penduduk setempat menggunakan sarang semut ini dijadikan sebagai sarana pengobatan apabila mereka terkena penyakit. Tidak hanya untuk obat mereka juga menggunakan Sarang semut sebagai sayur-sayuran yang sehat.

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, para ilmuwan mencoba untuk meneliti kandungan serta pengujian empiris tentang Sarang Semut ini dan hasilnya sungguh mengejutkan.

Menurut ahli peneliti utama Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Dr Ir Muhammad Ahkam Subroto, MAppSC, serbuk sarang semut merupakan jamu yang terbuat dari bagian hipokotil (tuber) tumbuhan epifit sarang semut dari spesies Myrmecodia pendans.

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh LIPI, terbukti senyawa aktif macam flavonoid, tanin, tokoferol, dan mineral kompleks yang terkandung di dalamnya mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Di antaranya, tumor, kanker, jantung koroner, wasir, stroke, gangguan fungsi ginjal dan prostat, migrain, tuberkulosis, rematik, dan maag. (Sumber : http://lipi.go.id/berita/single/Obat-Ampuh-Lain-dari-Papua/1144)

Puspagrow.com

Puspagrow.com adalah portal media dalam menyampaikan aneka informasi seputar kesehatan serta tumbuhan organik yang memiliki nilai lebih yang dirasakan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat yang didukung oleh penelitian-penelitian ilmuwan yang intens di bidangnya.

Untuk itu, diharapkan bagi pembaca dan penggemar tanaman organik bisa merasakan manfaat dari adanya portal ini, sehingga tercipta suasana yang hijau, lestari dan sehat.

Hubungi Kami

Adakah yang bisa kami bantu? Silahkan mengirim email untuk bantuan kami. :)

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search